{"id":461,"date":"2026-07-01T20:06:36","date_gmt":"2026-07-01T20:06:36","guid":{"rendered":"https:\/\/lppmunsaka.ac.id\/elibrary\/?p=461"},"modified":"2026-07-01T20:06:36","modified_gmt":"2026-07-01T20:06:36","slug":"cara-mengurutkan-nomor-di-excel-untuk-pemula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lppmunsaka.ac.id\/elibrary\/cara-mengurutkan-nomor-di-excel-untuk-pemula\/","title":{"rendered":"Cara Mengurutkan Nomor di Excel untuk Pemula"},"content":{"rendered":"<p class=\"isSelectedEnd\">Cara mengurutkan nomor di Excel adalah proses menyusun data angka dari nilai terkecil ke terbesar atau sebaliknya. Fitur ini penting karena membantu pengguna membaca data lebih cepat, menemukan urutan yang benar, dan mengelola tabel tanpa harus memindahkan angka satu per satu.<\/p>\n<h2>Mengapa Nomor di Excel Perlu Diurutkan?<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Saat bekerja dengan Microsoft Excel, data sering masuk dalam kondisi acak. Misalnya, nomor invoice tidak berurutan, daftar nilai siswa tercampur, atau nomor antrean tidak sesuai urutan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Bagi pemula, kondisi ini bisa membuat tabel terlihat berantakan. Data yang tidak rapi seperti lemari arsip tanpa label: semuanya ada, tetapi sulit ditemukan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dengan fitur pengurutan, Excel dapat menyusun angka secara otomatis. Pengguna tidak perlu menyalin, memotong, atau memindahkan baris secara manual.<\/p>\n<h2>Masalah Umum Saat Mengurutkan Nomor di Excel<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sebelum mulai mengurutkan angka, penting untuk memahami beberapa masalah yang sering terjadi. Kesalahan kecil bisa membuat data berubah posisi dan tidak sesuai dengan informasi aslinya.<\/p>\n<h3>Data Nomor Terpisah dari Baris Lain<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Salah satu kesalahan paling umum adalah hanya memilih satu kolom angka, lalu mengurutkannya. Jika tabel memiliki kolom nama, tanggal, harga, atau keterangan, data di kolom lain bisa tidak ikut berpindah.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Akibatnya, nomor berubah urutan, tetapi informasi di baris yang sama menjadi tidak cocok. Contohnya, nomor pesanan milik pelanggan A bisa berpindah ke pelanggan B.<\/p>\n<h3>Angka Terbaca sebagai Teks<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Excel kadang membaca angka sebagai teks, terutama jika data berasal dari hasil copy-paste, file CSV, sistem kasir, atau database. Jika angka dianggap teks, urutannya bisa terlihat aneh.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Misalnya, angka 100 bisa muncul sebelum 20 karena Excel membacanya seperti susunan karakter, bukan nilai numerik.<\/p>\n<h3>Ada Sel Kosong dalam Tabel<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sel kosong juga dapat mengganggu proses sortir data. Excel mungkin menganggap area tabel sudah berhenti pada bagian kosong tersebut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Karena itu, tabel sebaiknya dirapikan terlebih dahulu sebelum nomor diurutkan.<\/p>\n<h2>Cara Mengurutkan Nomor di Excel dari Kecil ke Besar<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Metode paling dasar adalah mengurutkan angka dari nilai terkecil ke terbesar. Cara ini cocok untuk nomor urut, ranking, daftar harga, jumlah stok, dan data angka lain.<\/p>\n<h3>Langkah Mengurutkan Angka Secara Ascending<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Ikuti langkah berikut:<\/p>\n<ol start=\"1\" data-spread=\"false\">\n<li>Buka file Microsoft Excel.<\/li>\n<li>Blok seluruh area tabel yang ingin diurutkan.<\/li>\n<li>Klik tab <strong>Data<\/strong> di menu atas.<\/li>\n<li>Pilih <strong>Sort<\/strong>.<\/li>\n<li>Pada bagian <strong>Sort by<\/strong>, pilih kolom yang berisi nomor.<\/li>\n<li>Pada bagian <strong>Sort On<\/strong>, pilih <strong>Cell Values<\/strong>.<\/li>\n<li>Pada bagian <strong>Order<\/strong>, pilih <strong>Smallest to Largest<\/strong>.<\/li>\n<li>Klik <strong>OK<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Setelah itu, Excel akan menyusun nomor dari angka paling kecil ke angka paling besar.<\/p>\n<h3>Contoh Penggunaan<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Misalnya Anda memiliki tabel berikut:<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<th>No Invoice<\/th>\n<th>Nama Pelanggan<\/th>\n<th>Total Belanja<\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>105<\/td>\n<td>Rina<\/td>\n<td>250.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>101<\/td>\n<td>Budi<\/td>\n<td>175.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>103<\/td>\n<td>Sari<\/td>\n<td>300.000<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Jika kolom <strong>No Invoice<\/strong> diurutkan dari kecil ke besar, hasilnya menjadi:<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>No Invoice<\/td>\n<td>Nama Pelanggan<\/td>\n<td>Total Belanja<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>101<\/td>\n<td>Budi<\/td>\n<td>175.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>103<\/td>\n<td>Sari<\/td>\n<td>300.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>105<\/td>\n<td>Rina<\/td>\n<td>250.000<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Data pelanggan tetap berada di baris yang benar karena seluruh tabel ikut dipilih.<\/p>\n<h2>Cara Mengurutkan Nomor di Excel dari Besar ke Kecil<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Selain dari kecil ke besar, Excel juga bisa mengurutkan angka dari nilai terbesar ke terkecil. Cara ini sering dipakai untuk melihat data tertinggi lebih dulu.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Contohnya adalah nilai ujian tertinggi, penjualan terbesar, stok terbanyak, atau ranking performa karyawan.<\/p>\n<h3>Langkah Mengurutkan Angka Secara Descending<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Berikut langkahnya:<\/p>\n<ol start=\"1\" data-spread=\"false\">\n<li>Blok seluruh tabel data.<\/li>\n<li>Masuk ke tab <strong>Data<\/strong>.<\/li>\n<li>Klik <strong>Sort<\/strong>.<\/li>\n<li>Pilih kolom angka pada bagian <strong>Sort by<\/strong>.<\/li>\n<li>Pilih <strong>Cell Values<\/strong> pada bagian <strong>Sort On<\/strong>.<\/li>\n<li>Pilih <strong>Largest to Smallest<\/strong> pada bagian <strong>Order<\/strong>.<\/li>\n<li>Klik <strong>OK<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Excel akan menampilkan angka terbesar di bagian atas tabel.<\/p>\n<h3>Contoh Penggunaan<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Misalnya ada data nilai siswa:<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Nama<\/td>\n<td>Nilai<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Andi<\/td>\n<td>78<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Bima<\/td>\n<td>92<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Citra<\/td>\n<td>85<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Jika kolom <strong>Nilai<\/strong> diurutkan dari besar ke kecil, hasilnya menjadi:<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Nama<\/td>\n<td>Nilai<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Bima<\/td>\n<td>92<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Citra<\/td>\n<td>85<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Andi<\/td>\n<td>78<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Cara ini membantu guru, staf administrasi, atau pengguna umum melihat data tertinggi tanpa menghitung manual.<\/p>\n<h2>Cara Mengurutkan Nomor dengan Fitur Filter<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Selain menu Sort, pengguna juga bisa memakai fitur Filter. Metode ini praktis jika tabel memiliki banyak kolom dan pengguna ingin mengurutkan data langsung dari header.<\/p>\n<h3>Langkah Menggunakan Filter untuk Mengurutkan Nomor<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Berikut caranya:<\/p>\n<ol start=\"1\" data-spread=\"false\">\n<li>Blok bagian header tabel.<\/li>\n<li>Klik tab <strong>Data<\/strong>.<\/li>\n<li>Pilih <strong>Filter<\/strong>.<\/li>\n<li>Klik tanda panah kecil pada header kolom angka.<\/li>\n<li>Pilih <strong>Sort Smallest to Largest<\/strong> atau <strong>Sort Largest to Smallest<\/strong>.<\/li>\n<li>Data akan berubah sesuai urutan yang dipilih.<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Fitur Filter berguna untuk tabel yang sering dianalisis. Pengguna bisa menyortir data, menyaring kategori, dan melihat informasi tertentu dengan lebih cepat.<\/p>\n<h2>Cara Mengurutkan Nomor Berurutan Otomatis di Excel<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kadang pengguna bukan hanya ingin mengurutkan angka yang sudah ada, tetapi juga membuat nomor urut otomatis. Misalnya nomor 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Excel menyediakan beberapa cara sederhana untuk membuat nomor berurutan.<\/p>\n<h3>Menggunakan Fill Handle<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Fill Handle adalah kotak kecil di pojok kanan bawah sel yang aktif. Fitur ini dapat menarik pola angka secara otomatis.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Langkahnya:<\/p>\n<ol start=\"1\" data-spread=\"false\">\n<li>Ketik angka <strong>1<\/strong> di sel pertama.<\/li>\n<li>Ketik angka <strong>2<\/strong> di sel kedua.<\/li>\n<li>Blok kedua sel tersebut.<\/li>\n<li>Arahkan kursor ke pojok kanan bawah sampai muncul tanda plus.<\/li>\n<li>Tarik ke bawah sesuai jumlah nomor yang dibutuhkan.<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Excel akan melanjutkan pola angka menjadi 3, 4, 5, dan seterusnya.<\/p>\n<h3>Menggunakan Fitur Fill Series<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Jika ingin membuat nomor dalam jumlah banyak, gunakan fitur Fill Series.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Caranya:<\/p>\n<ol start=\"1\" data-spread=\"false\">\n<li>Ketik angka awal, misalnya <strong>1<\/strong>.<\/li>\n<li>Klik tab <strong>Home<\/strong>.<\/li>\n<li>Pilih <strong>Fill<\/strong>.<\/li>\n<li>Klik <strong>Series<\/strong>.<\/li>\n<li>Tentukan arah pengisian, misalnya <strong>Columns<\/strong>.<\/li>\n<li>Isi <strong>Step value<\/strong> dengan 1.<\/li>\n<li>Isi <strong>Stop value<\/strong> sesuai angka terakhir.<\/li>\n<li>Klik <strong>OK<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Metode ini cocok untuk membuat nomor urut panjang, misalnya 1 sampai 500 atau 1 sampai 1.000.<\/p>\n<h2>Cara Mengurutkan Nomor Jika Angka Terbaca sebagai Teks<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Jika angka tidak bisa diurutkan dengan benar, kemungkinan besar formatnya masih berupa teks. Masalah ini sering terlihat saat ada tanda segitiga kecil di pojok sel.<\/p>\n<h3>Mengubah Teks Menjadi Angka<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Gunakan langkah berikut:<\/p>\n<ol start=\"1\" data-spread=\"false\">\n<li>Blok kolom angka.<\/li>\n<li>Jika muncul ikon peringatan, klik ikon tersebut.<\/li>\n<li>Pilih <strong>Convert to Number<\/strong>.<\/li>\n<li>Setelah itu, ulangi proses pengurutan melalui menu <strong>Data &gt; Sort<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Jika ikon tidak muncul, pengguna bisa memakai cara lain:<\/p>\n<ol start=\"1\" data-spread=\"false\">\n<li>Ketik angka <strong>1<\/strong> di sel kosong.<\/li>\n<li>Copy sel tersebut.<\/li>\n<li>Blok kolom angka yang bermasalah.<\/li>\n<li>Klik kanan, pilih <strong>Paste Special<\/strong>.<\/li>\n<li>Pilih <strong>Multiply<\/strong>.<\/li>\n<li>Klik <strong>OK<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Cara ini membantu Excel mengenali isi sel sebagai angka numerik.<\/p>\n<h2>Tips Agar Data Tidak Rusak Saat Diurutkan<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Mengurutkan nomor terlihat sederhana, tetapi tetap perlu hati-hati. Data Excel biasanya saling terhubung antarbaris, sehingga satu kesalahan bisa membuat informasi berubah.<\/p>\n<h3>Selalu Blok Seluruh Tabel<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Jangan hanya memilih satu kolom jika tabel memiliki banyak kolom. Pilih seluruh area tabel agar setiap baris tetap utuh.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Jika Excel menampilkan pilihan <strong>Expand the selection<\/strong>, pilih opsi tersebut. Artinya, Excel akan mengurutkan kolom angka bersama data lain di sebelahnya.<\/p>\n<h3>Gunakan Header yang Jelas<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Berikan nama kolom seperti <strong>No<\/strong>, <strong>Nama<\/strong>, <strong>Tanggal<\/strong>, <strong>Jumlah<\/strong>, atau <strong>Keterangan<\/strong>. Header yang jelas membantu Excel mengenali struktur tabel.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Selain itu, pengguna juga lebih mudah memilih kolom yang ingin diurutkan.<\/p>\n<h3>Simpan Salinan File<\/h3>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sebelum mengurutkan data penting, buat salinan file terlebih dahulu. Ini berguna jika hasil pengurutan tidak sesuai harapan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Bagi pemula, langkah ini seperti memakai sabuk pengaman sebelum berkendara. Sederhana, tetapi bisa menyelamatkan data.<\/p>\n<h2>Contoh Praktik Mengurutkan Nomor di Excel<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Misalnya Anda memiliki data stok barang berikut:<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Kode Barang<\/td>\n<td>Nama Barang<\/td>\n<td>Stok<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>BRG-003<\/td>\n<td>Buku Tulis<\/td>\n<td>45<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>BRG-001<\/td>\n<td>Pulpen<\/td>\n<td>120<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>BRG-004<\/td>\n<td>Penghapus<\/td>\n<td>30<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>BRG-002<\/td>\n<td>Pensil<\/td>\n<td>75<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Jika ingin menyusun stok dari yang paling sedikit, gunakan langkah berikut:<\/p>\n<ol start=\"1\" data-spread=\"false\">\n<li>Blok seluruh tabel.<\/li>\n<li>Klik <strong>Data<\/strong>.<\/li>\n<li>Pilih <strong>Sort<\/strong>.<\/li>\n<li>Pada <strong>Sort by<\/strong>, pilih <strong>Stok<\/strong>.<\/li>\n<li>Pada <strong>Order<\/strong>, pilih <strong>Smallest to Largest<\/strong>.<\/li>\n<li>Klik <strong>OK<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Hasilnya:<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Kode Barang<\/td>\n<td>Nama Barang<\/td>\n<td>Stok<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>BRG-004<\/td>\n<td>Penghapus<\/td>\n<td>30<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>BRG-003<\/td>\n<td>Buku Tulis<\/td>\n<td>45<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>BRG-002<\/td>\n<td>Pensil<\/td>\n<td>75<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>BRG-001<\/td>\n<td>Pulpen<\/td>\n<td>120<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dengan cara ini, pengguna bisa langsung mengetahui barang mana yang stoknya paling sedikit dan perlu segera ditambah.<\/p>\n<h2>Perbedaan Sort dan Nomor Urut Otomatis<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Banyak pemula mengira mengurutkan nomor dan membuat nomor urut adalah hal yang sama. Padahal keduanya berbeda.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>Sort<\/strong> digunakan untuk menyusun data yang sudah ada. Misalnya mengurutkan nilai, harga, stok, atau nomor invoice.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Sementara itu, <strong>nomor urut otomatis<\/strong> digunakan untuk membuat deretan angka baru. Misalnya membuat nomor 1 sampai 100 pada daftar peserta.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Memahami perbedaan ini penting agar pengguna memilih fitur Excel yang tepat.<\/p>\n<h2>Kapan Harus Menggunakan Sort di Excel?<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Gunakan fitur Sort saat Anda ingin:<\/p>\n<ul data-spread=\"false\">\n<li>Menyusun angka dari kecil ke besar.<\/li>\n<li>Menampilkan nilai terbesar lebih dulu.<\/li>\n<li>Mengatur nomor invoice atau nomor pesanan.<\/li>\n<li>Mengurutkan ranking siswa atau peserta.<\/li>\n<li>Merapikan data stok, harga, dan jumlah transaksi.<\/li>\n<li>Membaca tabel besar dengan lebih mudah.<\/li>\n<\/ul>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Fitur ini sangat membantu dalam pekerjaan administrasi, akuntansi, penjualan, pendidikan, dan pengelolaan data harian.<\/p>\n<h2>Kesalahan yang Perlu Dihindari Pemula<\/h2>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat mengurutkan nomor di Excel.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Pertama, jangan mengurutkan satu kolom saja jika data memiliki beberapa kolom terkait. Kedua, jangan abaikan angka yang terbaca sebagai teks. Ketiga, jangan lupa mengecek ulang hasil setelah proses sortir selesai.<\/p>\n<p>Jika semua langkah dilakukan dengan benar, cara mengurutkan nomor di Excel akan terasa mudah. Pengguna pemula pun bisa merapikan data seperti menyusun buku di rak: lebih teratur, mudah dicari, dan nyaman dibaca.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara mengurutkan nomor di Excel adalah proses menyusun data angka dari nilai terkecil ke terbesar atau sebaliknya. Fitur ini penting karena membantu pengguna membaca data lebih cepat, menemukan urutan yang benar, dan mengelola tabel tanpa harus memindahkan angka satu per satu. Mengapa Nomor di Excel Perlu Diurutkan? Saat bekerja dengan Microsoft Excel, data sering masuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":464,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[39],"tags":[67],"class_list":["post-461","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan","tag-cara-mengurutkan-nomor-di-excel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lppmunsaka.ac.id\/elibrary\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/461","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lppmunsaka.ac.id\/elibrary\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lppmunsaka.ac.id\/elibrary\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lppmunsaka.ac.id\/elibrary\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lppmunsaka.ac.id\/elibrary\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=461"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lppmunsaka.ac.id\/elibrary\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/461\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":465,"href":"https:\/\/lppmunsaka.ac.id\/elibrary\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/461\/revisions\/465"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lppmunsaka.ac.id\/elibrary\/wp-json\/wp\/v2\/media\/464"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lppmunsaka.ac.id\/elibrary\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=461"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lppmunsaka.ac.id\/elibrary\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=461"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lppmunsaka.ac.id\/elibrary\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=461"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}